Senin, 22 Oktober 2012

Evaluasi Alternatif Sebelum Pembelian



Untuk menentukan konsumen yang akan dijadikan sebagai target pasar, maka pasar yang ada perlu dibagi atas beberapa segmen tertentu. Hal ini disebabkan bahwa di setiap pasar, konsumen mempunyai kebutuhan yang berbeda,pola pembelian dan pendapatan yang berbeda serta tanggapan yang tidak sama untuk setiap kebijaksanaan pemasaran yang diterapkan.

Pada dasarnya segmentasi pasar dapat dilakukan atas, dasar :
  1. Faktor demografi, seperti : umur, kepadatan penduduk, jenis kelamin; agama, pendidikan, tingkat penghasilan dan sebagainya.
  2. Faktor sosiologis, seperti : kelompok budaya, kelas-kelas sosial dan sebagainya.
  3. Faktor psikologis/psikografis, seperti : kepribadian, sikap, manfaat produk yang diinginkan, dan sebagainya
Proses pengambilan keputusan dalam membeli merupakan proses pemecahan masalah oleh konsumen mengenai produk atau jasa yang hendak dibeli dengan cara memilih perilaku yang ingin ditampilkan melalui tahapan-tahapan pembelian. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan dalam membeli adalah persepsi konsumen terhadap resiko. Situasi pembelian yang dirasakan oleh seorang konsumen dapat membuatnya mempersepsikan adanya resiko. Persepsi konsumen terhadap resiko merupakan proses di mana seorang konsumen menerima, mengenali dan memahami rangsangan yang datang pada dirinya, lewat indera-indera yang ada dan menimbulkan perasaan bahwa keputusan pembelian yang dibuatnya memiliki kemungkinan mendatangkan konsekuensi yang tidak menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi konsumen terhadap resiko pada proses pengambilan keputusan dalam membeli personal computer. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling incidental dengan jumlah subjek sebanyak 150 orang mahasiswa USU. Alat ukur pada penelitian ini adalah skala persepsi konsumen terhadap resiko dan skala proses pengambilan keputusan dalam membeli. Skala persepsi konsumen terhadap resiko disusun berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan oleh Schiffman dan Kanuk (2004) yang terdiri atas dua dimensi, yaitu ketidakpastian dan konsekuensi. Skala proses pengambilan keputusan dalam membeli disusun berdasarkan tahapan-tahapan proses pembelian yang dikemukakan oleh Engel (1995) yaitu tahap pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif sebelum pembelian, pembelian, konsumsi dan evaluasi alternatif setelah pembelian. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) tidak ada pengaruh yang signifikan antara persepsi konsumen terhadap resiko pada proses pengambilan keputusan dalam membeli dengan p(0,116)>?(0,05), (2) Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,170, (3) berdasarkan analisis regresi diperoleh nilai koefisien determinan (R2) sebesar 2,9%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel persepsi konsumen terhadap resiko mempengaruhi variabel proses pengambilan keputusan dalam membeli sebesar 2,9%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar